Kunjungan Bapak Ketua Yayasan Airlangga ke pengungsian korban bencana Palu-Donggala

Pada hari Senin, 08 Oktober 2018, Bapak Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H selaku Ketua Yayasan Airlangga serta merangkap sebagai Pembina Relawan Airlangga didampingi dengan Direktur Utama Airlangga Group Bapak Ir. Sigit Sigalayan, M.P. dan juga Ketua STMIK Balikpapan Bapak Wisnu Hera Pamungkas S.TP., M.Eng beserta jajarannya.

Disana Bapak Ketua meninjau lokasi korban bencana alam dan Tsunami di Palu-Donggala dan sekitarnya. Sebagian korban bencana diungsikan di Balikpapan. Ada beberapa orang yang menetap maupun transit. Kepedulian Bapak Ketua Yayasan tampak pada aksi cepat tanggap beliau dengan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan menawarkan bantuan untuk penyediaan relawan yang siap membantu selama dibutuhkan. Para relawan terdiri dari Mahasiswa/i STMIK Balikpapan dan ASMI Airlangga Balikpapan.

Bapak Agung sempat berbincang dengan salah seorang korban bencana yaitu Bapak Ahmad , beserta istri, adik ipar dan kedua anaknya. Mereka mendarat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan pada siang hari.  Ahmad bercerita bahwa sebelum mengungsi ke Balikpapan, masih terjadi gempa lagi di Palu yg membuat Ahmad memutuskan untuk segera mengungsi. Apalagi 2 putrinya masih trauma pada gempa. Bapak Ahmad termasuk warga paling terakhir keluar kampung. Karena makin banyak yang mengungsi, Ahmad jadi khawatir juga. Akhirnya dia memutuskan mengungsi pula. Malamnya Bapak ahmad mengabarkan bahwa mereka sudah tiba di Surabaya yang menjadi tempat tujuan untuk bertemu dengan sanak keluarganya.

Begitu tiba di Balikpapan, Ahmad dan para pengungsi lainnya ditempatkan di Posko Lanud Dombher Balikpapan. Para relawan, tim kesehatan, tim psikolog bekerja cepat melayani pengungsi, sementara tim AURI mendata pengungsi yg akan melanjutkan perjalanan ke tempat lain.

Hari ini nampak beda di posko penampungan korban bencana, semua panitia bergerak dengan cepat dan efisien. Awalnya sempat agak krodit penanganannya karena belum jelasnya pembagian tugas kerja dan tanggung jawab di lapangan tutur Bapak Agung. Pertemuan malam sebelumnya di rumah dinas walikota, Bapak H.M.Rizal Effendi, S.E. ingin para korban bencana ditangani dengan baik. Demikian pula Danlanud Balikpapan Bapak Muhammad Mujib juga ingin bekerja cepat dan efisien.

Tenda pengungsi ditambah, areal diperluas, fasilitas toilet cukup banyak, pakaian sangat banyak, makanan dan minuman tersedia, tenaga medis siap siaga, bahkan mainan anak-anak disiapkan. Nampaknya mainan tsb menjadi hiburan yg cukup efektif bagi anak-anak. Nampaknya Danlanud sudah menemukan ritme kerja yg makin efektif dan efisien yang sinergi dengan tim bentukan Walikota dan para relawan berbagai organisasi. Bapak Agung berharap semoga kedepannya pelayanan terbaik yang dilakukan segenap elemen masyarakat Balikpapan bisa meringankan beban dan trauma para pengungsi. Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »