Inovasi Mahasiswa Universitas Mulia

Kembangkan Robot Lengan dan Alat Pelacak Kendaraan

BALIKPAPAN, 1 Maret 2019. Satu lagi karya anak bangsa tercipta, yakni dari mahasiswa Universitas Mulia Balikpapan yang berhasil membuat sistem keamanan kendaraan bermotor menggunakan GPS Tracking melalui SMS handphone berbasis Arduino. Dia adalah Rommy Yudha Aditya, mahasiswa semester 10 Jurusan Teknik Informatika di Universitas Mulia. Penggarapan proyek tersebut berawal dari pengembangan ide untuk mengantisipasi dan mengurangi curanmor yang marak terjadi di kota besar, salah satunya Balikpapan.
“Selama dua bulan, Saya menggarap proyek ini. Alhamdulillah dapat digunakan dengan baik,” kata Rommy ditemui di Kampus Universitas Mulia di Jalan Letjen TNI ZA Maulani Balikpapan, Kamis (28/2).
Dia menerangkan, alat yang dibuatnya dengan berbasis IT ini tak ada batasan jarak yang ditentukan, mampu digunakan di mana saja. Karena sistem yang terpasang berhubungan langsung dengan smartphone miliknya. Dan canggihnya lagi, cukup dengan mengirim pesan seluler, mesin motor yang sudah dipasangi alat tersebut seketika stop engine (mati total). “Alat ini tidak ada batasan jaraknya, karena sudah dilengkapi sim card telepon. Selama kartu masih menempel dan bisa terima pesan dari HP, saya bisa melacak keberadaannya dan mematikan mesin motor secara mendadak, baik di dalam kota maupun luar kota,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, komponen dalam pada rangkaian elektronika tersebut didapat dari berbagai toko online. Perlu waktu sekira dua bulan untuk merangkai semua modul, hingga terbentuk menjadi perangkat keamanan. Tak hanya itu, Rommy menambahkan sirene atau klakson pada alat tersebut. Yang berfungsi membuat panik pencuri saat mengendarai kendaraan curiannya. “Alat ini akan saya kembangkan lagi, yakni ketahanan kedap air, tahan panas, dan tahan terhadap benturannya. Semoga alat ini bermanfaat di masyarakat nantinya,” harapnya.
Tak hanya Rommy mahasiswa yang kreatif dalam bidang IT, tapi beberapa mahasiswa Universitas Mulia lainnya. Yakni, Ongki Wibowo Prayitno Putra mahasiswa semester 8 Jurusan IT yang juga berhasil membuat perangkat robot yang dapat membantu memindahkan suatu barang. Robot tersebut dioperasikan cukup melalui aplikasi khusus di smartphone. Robot berbentuk lengan itu dapat dimanfaatkan dengan berbagai fungsi, tinggal diganti bagian tangannya. “Bisa untuk mengeruk tanah, memindahkan barang dengan kapasitas tertentu, dan masih banyak lagi,” ungkapnya.
Meskipun robot tersebut berukuran mini, namun sudah menggunakan aplikasi Ardiuno versi Uno, yang jika dikembangkan sangat banyak manfaatnya. Salah satunya bisa menjadi alat pendeteksi kepolisian dalam mengamankan bom, alat investigasi, dan masih banyak lagi. “Kami akan menambahkan roda, kamera, dan alat lain agar bisa mobile dan lebih sempurna. Dalam waktu dekat, saya juga akan membuat panel surya menggunakan sensor. Jika sekarang panel surya masih satu arah, yang Saya buat nanti, panelnya akan mengikuti arah pergerakan matahari,” ujarnya.
Ditemui terpisah, Kepala Biro Pengembangan Riset dan Inovasi Universitas Mulia Sumardi SKom MKom berharap, mahasiswa Universitas Mulia bisa terus mengembangkan karyanya. Pihak civitas kampus pun berkomitmen memberi dukungan penuh, dari segi akademisi maupun pendanaan. Karena keberhasilan mahasiswa ini tidak terlepas dari peran dosen-dosen pendamping yang memiliki kapabilitas di bidangnya. “Saya pikir karya ini dapat diimplementasikan di dunia industri. Terutama robot lengan dan mesin pelacak. Ke depan kami siapkan untuk perlombaan robot tingkat provinsi, nasional bahkan internasional,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »